GTA VI 6: 7 Game yang Dikembangkan Lebih Lama darinya

Games526 Dilihat

VOXSULUT GTA VI sedang dinanti oleh para gamer di seluruh dunia. Game ini dilaporkan mulai dikembangkan pada 2018 dan akan rilis tahun 2026. Total waktu pengembangannya mencapai delapan tahun. Namun, itu belum seberapa. Ada banyak game AAA lain yang dikembangkan lebih lama dari GTA VI. Berikut daftarnya:


1. Dragon Age: The Veilguard – 9 Tahun

BioWare mulai mengembangkan game ini pada 2015, tepat setelah Dragon Age: Inquisition dirilis. Namun, pengembangan The Veilguard penuh hambatan. Game ini sempat dirancang sebagai live-service, tetapi konsep itu dibatalkan. Kegagalan Anthem ikut memengaruhi arah proyek ini.

Kepergian Mark Darrah pada 2020 menjadi pukulan besar. Beberapa pengembang senior lainnya juga hengkang atau terkena PHK. Akibatnya, pengembangan game ini tertunda dan memakan waktu hingga sembilan tahun.

“Baca Juga: 7 Game Resident Evil Rekomendasi Game Seru di Switch 2“

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.


2. The Last Guardian – 9 Tahun

Team Ico memulai pengembangan The Last Guardian pada 2007. Game ini diumumkan ke publik pada 2009. Rencananya, game ini akan rilis tahun 2011 untuk PS3. Namun, penundaan terus terjadi hingga akhirnya studio ini bubar.

Fumito Ueda melanjutkan proyek ini melalui studio baru bernama genDESIGN. Game ini beralih ke PS4 dan akhirnya dirilis pada 2016. Meski lama, kualitas cerita dan desainnya tetap membuat game ini berkesan.


3. DOOM (Reboot) – 9 Tahun

Setelah DOOM 3, id Software mulai mengembangkan versi reboot. Awalnya, game ini disebut DOOM 4 dan meniru gaya Call of Duty. Namun, proyek ini ditinggalkan karena tidak sesuai dengan identitas seri DOOM.

id Software lalu fokus kembali ke akar gameplay klasik DOOM. Mereka memulai ulang proyek dan merilis game ini pada 2016. Hasilnya, reboot DOOM sukses besar dan kembali membangkitkan seri ini.


4. Diablo 3 – 11 Tahun

Blizzard memulai pengembangan Diablo 3 sejak 2001, meski baru diumumkan pada 2008. Dalam masa itu, Blizzard mengalami banyak perubahan besar. World of Warcraft sukses besar dan mengubah arah fokus perusahaan.

Selain itu, Activision mengakuisisi Blizzard pada 2008. Semua itu memengaruhi pengembangan Diablo 3. Game ini akhirnya rilis pada 2012. Meski awalnya dikritik, Blizzard terus memperbaiki kualitasnya hingga menjadi game yang solid.


5. Starfield – 11 Tahun

Bethesda mulai mengembangkan Starfield pada 2013. Todd Howard menyebut teknologi untuk mewujudkan ide game ini baru tersedia belakangan. Maka, pengembangan terus berjalan dengan lambat.

Game ini baru diumumkan secara resmi pada 2018 dan dirilis pada 2023. Starfield menjadi RPG luar angkasa pertama Bethesda. Proyek ini menjadi dasar untuk pengembangan game masa depan mereka, termasuk Elder Scrolls VI.


6. Duke Nukem Forever – 14 Tahun

Duke Nukem Forever terkenal karena waktu pengembangannya yang sangat lama. Proyek ini dimulai pada 1997 dan sempat beberapa kali dihentikan. 3D Realms kesulitan menyelesaikannya dan akhirnya proyek ini diambil alih oleh Gearbox.

Game ini rilis pada 2011, tetapi hasilnya mengecewakan. Banyak pemain menyebut game ini ketinggalan zaman. Meskipun legendaris karena proses panjangnya, game ini gagal memenuhi ekspektasi.


7. Metroid Dread – 16 Tahun

Nintendo awalnya merencanakan Metroid Dread untuk Nintendo DS pada 2005. Namun, proyek ini terus tertunda dan sempat dianggap dibatalkan. Game ini baru kembali muncul setelah kesuksesan Metroid: Samus Returns.

Nintendo akhirnya mempercayakan pengembangan game ini kepada MercurySteam. Metroid Dread dirilis untuk Switch pada 2021. Game ini berhasil memuaskan penggemar setia setelah penantian panjang.


Game-game di atas menunjukkan bahwa proses pengembangan panjang bukan hal baru dalam industri game. Terkadang, hasil akhir sepadan dengan waktu yang dihabiskan. Namun, tidak semua proyek panjang berakhir manis. Beberapa justru menjadi pelajaran penting bagi pengembang.

“Baca Juga: Manchester City Tersingkir dan Rodri Cedera di Piala Dunia 2025“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *