VOXSULUT – Grand Theft Auto VI menjadi salah satu game paling dinanti pada 2026.
Popularitas seri GTA terus meningkat berkat dunia terbuka dan cerita provokatif.
Selain itu, jutaan pemain global selalu menantikan inovasi baru dari seri ini.
Namun, di tengah antusiasme tersebut, muncul isu serius dari Rusia.
Sejumlah pihak menyebut GTA VI berpotensi diblokir sebelum rilis resmi.
“Baca Juga: Ubisoft Rombak Besar Perusahaan, Fokus ke Creative House“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Pejabat Rusia Soroti Konten GTA VI
Ancaman pemblokiran muncul dari pernyataan tokoh publik Rusia.
Mikhail Ivanov menjabat Wakil Ketua World Russian People’s Council.
Ia mendorong larangan GTA VI sekitar sepuluh bulan sebelum rilis.
Ivanov menyebut GTA VI sebagai alat pengaruh yang berbahaya.
Ia menilai konten game itu berpotensi merusak moral generasi muda.
Ia menyampaikan pandangan tersebut melalui laporan media Rusia News.ru.
Selain itu, Ivanov meminta pemerintah bertindak lebih tegas.
Ia menilai media hiburan memiliki dampak besar terhadap perilaku sosial.
Tuduhan Langsung terhadap Rockstar Games
Ivanov juga menyoroti pengembang game tersebut.
Ia menuding Rockstar Games sengaja memasukkan konten tidak pantas.
Menurutnya, konten tersebut merusak nilai moral masyarakat Rusia.
Ia menilai tindakan itu tidak dapat diterima.
Ia menganggap pengembang mengabaikan tanggung jawab sosial.
Karena itu, ia mendorong pembatasan distribusi game di Rusia.
Konten Vulgar Jadi Fokus Kritik Utama
Ivanov secara khusus menyoroti rencana adegan tertentu di GTA VI.
Ia mempermasalahkan kemunculan penari telanjang laki-laki.
Ia menyebut adegan tersebut melanggar norma moral tradisional.
Dalam pandangannya, adegan itu mencederai nilai spiritual masyarakat.
Ia menyebutnya sebagai tindakan provokatif dan tidak pantas.
Karena itu, ia meminta evaluasi serius terhadap isi game.
Kontroversi Bukan Hal Baru bagi Seri GTA
Seri GTA memang sering memicu kontroversi sejak awal.
Konten dewasa menjadi ciri khas yang konsisten.
Kasus lama juga pernah muncul dalam GTA: San Andreas.
Mini-game “Hot Coffee” pernah memicu kritik global.
Kelompok penolak konten dewasa menentang game tersebut.
Kontroversi itu sempat berdampak pada distribusi dan reputasi.
Kewenangan Pemblokiran Ada di Tangan Pemerintah
Meski vokal, World Russian People’s Council tidak memiliki kewenangan hukum.
Kewenangan resmi berada di tangan Roskomnadzor.
Lembaga tersebut mengelola Daftar Federal Materi Ekstremis.
Roskomnadzor menentukan pemblokiran media dan konten digital.
Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait GTA VI.
GTA VI Terancam Diblokir: Opsi Versi Khusus untuk Pasar Rusia
Ivanov tetap mengajukan solusi alternatif.
Ia meminta Rockstar merilis versi khusus untuk Rusia.
Versi tersebut harus menghapus konten yang dianggap tidak bermoral.
Menurutnya, langkah itu dapat mencegah pemblokiran total.
Namun, Rockstar belum memberikan tanggapan resmi.
Karena itu, masa depan GTA VI di Rusia masih belum pasti.
“Baca Juga: Barcelona vs Oviedo 25 Januari 2026: Prediksi Skor“






