Mastercard-VISA Diserbu Gamer Usai Game Dewasa Dihapus

Games404 Dilihat

VOXSULUT Mastercard dan VISA menghadapi hujatan dari komunitas gamer setelah ratusan game dewasa hilang dari Steam dan Itch.io. Banyak gamer menuding kedua perusahaan pembayaran itu sebagai pihak yang mendorong penghapusan tersebut. Akibatnya, gamer membanjiri media sosial dengan kritik tajam terhadap mereka.

Game Dewasa Menghilang dari Steam dan Itch.io

Dalam beberapa hari terakhir, pengguna Steam dan Itch.io menemukan bahwa banyak game dewasa menghilang dari platform tersebut. Biasanya, game ini masuk kategori visual novel atau simulasi untuk pemain usia 18 tahun ke atas.

Laporan yang beredar menyebut bahwa Mastercard dan VISA mendorong penghapusan ini. Kedua perusahaan itu merespons tekanan dari kelompok advokasi yang menolak konten seksual di media digital.

“Baca Juga: Cyberpunk 2077 Makin Sempurna: Walau Peluncuran Gagal“

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.

Collective Shout Desak Pembatasan Konten Dewasa

Collective Shout, kelompok asal Australia, memimpin kampanye penolakan terhadap game dewasa. Mereka menganggap konten tersebut sebagai bentuk objektifikasi perempuan. Kelompok ini juga berupaya memblokir akses masyarakat Australia terhadap semua konten yang mereka anggap mengandung unsur pornografi.

Mereka awalnya mengirim tuntutan langsung ke Valve, perusahaan pemilik Steam. Namun karena tidak mendapat respon, mereka beralih menekan Mastercard dan VISA agar menghentikan layanan pembayaran untuk game-game tersebut.

Sebagai hasilnya, sejumlah game dewasa dihapus dari etalase toko digital. Langkah ini pun memicu reaksi keras dari para gamer di seluruh dunia.

Gamer Melawan: “Uang Saya, Pilihan Saya”

Banyak gamer menyuarakan ketidaksetujuan mereka terhadap penghapusan game dewasa. Komunitas di Reddit menjadi tempat utama bagi gamer menyampaikan kritik mereka. Banyak dari mereka menganggap Mastercard dan VISA sudah melampaui batas.

Seorang gamer menulis, “Tugas kalian hanyalah memproses pembayaran. Bukan menentukan apa yang boleh saya beli.”

Gamer lain berpendapat, “Orang-orang di luar komunitas gamer mungkin tidak menyadari bahwa game seperti itu ditujukan untuk orang dewasa dan bersifat legal.”

Beberapa gamer juga menyuarakan kekhawatiran bahwa langkah ini bisa berlanjut. Mereka menduga pihak tertentu akan menargetkan game berating M atau yang mengandung kekerasan di masa depan.

Petisi Online Kumpulkan Ratusan Ribu Tanda Tangan

Sebagai bentuk protes, komunitas gamer meluncurkan petisi di situs Change.org. Mereka meminta Mastercard dan VISA menghentikan tekanan terhadap platform game digital.

Petisi tersebut telah ditandatangani lebih dari 200.000 orang. Jumlah itu terus bertambah seiring meningkatnya kesadaran tentang penghapusan konten dewasa.

Para penandatangan berharap industri game tetap memberikan kebebasan bagi pemain dewasa untuk memilih konten yang ingin mereka konsumsi.

Apa Dampaknya bagi Industri Game?

Langkah penghapusan ini dapat berdampak besar bagi pengembang game kecil. Banyak studio indie yang menggantungkan penghasilan mereka dari penjualan game di Steam dan Itch.io.

Jika akses pembayaran dibatasi, mereka berisiko kehilangan pendapatan. Hal ini juga bisa menghambat keberagaman konten dalam industri game global.

Mastercard-VISA Diserbu Gamer: Menuntut Kebebasan dalam Memilih Konten

Langkah Mastercard dan VISA dalam menghapus game dewasa memicu pro dan kontra di kalangan gamer. Banyak gamer mengecam tindakan itu karena mengganggu hak mereka sebagai konsumen.

Saat ini, komunitas gamer sedang menunggu apakah ada tanggapan resmi dari Steam, Mastercard, dan VISA. Sementara itu, perdebatan soal moralitas, sensor, dan kebebasan berekspresi dalam industri game masih terus berlanjut.

“Baca Juga: Barcelona Siap Raih Semua Trofi di Musim 2025/2026“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *