VOXSULUT – Film “Pangku” Reza Rahadian: Menteri Kebudayaan Fadli Zon memberikan apresiasi atas keberhasilan film “Pangku” yang terpilih dalam program Hong Kong Asia Film (HAF) ke-23 Goes to Cannes. Selain itu, ia menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan daya saing industri film Indonesia di kancah global. Lebih lanjut, Fadli mengatakan bahwa terpilihnya “Pangku” menunjukkan kualitas dan kreativitas sineas Indonesia yang mampu bersaing di dunia internasional.
“Baca Juga: Film Sore: Istri dari Masa Depan Resmi Tampil di Oscar 2026“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Program HAF Goes to Cannes Jadi Pintu Global
HAF merupakan bagian dari HKIFF Industry Project Market yang hadir sebagai salah satu platform pembiayaan film terkemuka di Asia. Program HAF Goes to Cannes memilih proyek unggulan untuk dipresentasikan di Festival Film Cannes. Melalui program ini, sineas mendapat kesempatan bekerja sama dengan mitra distribusi global. Karena itu, keberhasilan “Pangku” masuk ke dalam daftar program sangat berarti bagi masa depan film nasional.
Reza Rahadian Angkat Tradisi Kopi Pangku
Film “Pangku” digarap oleh Gambar Gerak Films dan disutradarai oleh Reza Rahadian. Selain itu, Arya Ibrahi dan Gita Fara juga bertindak sebagai produser. Dalam ceritanya, film ini mengisahkan Sartika, seorang ibu yang berjuang menghadapi kerasnya kehidupan sehari-hari. Lebih lanjut, kisah tersebut terinspirasi dari tradisi kopi pangku di wilayah Pantura. Dengan demikian, Reza berhasil mengangkat perspektif sosial yang kuat melalui pendekatan artistik yang menyentuh.
Fadli Zon Sampaikan Ucapan Selamat
Dalam pernyataannya, Fadli menyampaikan rasa terima kasih kepada insan perfilman Indonesia. Ia menilai para sineas sudah berhasil membawa nama bangsa ke panggung dunia. Selain itu, ia juga menyoroti partisipasi 14 eksibitor Indonesia dalam ajang Hong Kong Filmart 2025 sebagai langkah nyata untuk memperluas jaringan internasional. Fadli menambahkan, terpilihnya “Pangku” semakin meneguhkan posisi film Indonesia di mata dunia. Ia memberikan ucapan selamat khusus kepada Reza dan tim Gambar Gerak Films atas pencapaian membanggakan ini.
Film “Pangku” Reza Rahadian: Industri Film Indonesia Semakin Mendunia
Kehadiran Indonesia dalam Hong Kong Filmart 2025 memperlihatkan perkembangan signifikan industri film nasional. Indonesia tidak hanya tampil sebagai peserta, tetapi juga mulai diperhitungkan sebagai pemain utama di kawasan Asia. Kesempatan ini membuka jalan lebih luas bagi kerja sama dengan industri film internasional. Prestasi film “Pangku” sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kreativitas sineas Indonesia mampu mendapat pengakuan global.
“Baca Juga: Frenkie de Jong Cedera, Barcelona Cemas Hadapi Liga Champions“






