VOXSULUT – Aktor legendaris Hollywood, Robert Redford, meninggal dunia pada usia 89 tahun di kediamannya di Sundance, Utah, Amerika Serikat, Selasa (16/9/2025). Keluarga mengumumkan bahwa Redford berpulang saat tidur. Meski penyebab pasti belum diumumkan, kabar ini segera menggema di seluruh dunia perfilman internasional.
“Baca Juga: The Super Mario Galaxy Movie Rilis April 2026“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Penghormatan dari Sundance Institute
Sundance Institute, lembaga yang Redford dirikan pada 1980, langsung memberikan penghormatan terakhir. Mereka menegaskan bahwa visi Redford terus menginspirasi generasi pembuat film independen di seluruh dunia.
Pihak Sundance menekankan bahwa Redford memberikan ruang bagi suara independen. Platform tersebut melahirkan gerakan baru yang masih berpengaruh hingga kini. Empat dekade kemudian, semangat yang ia tanam tetap mendefinisikan ulang wajah perfilman Amerika dan dunia.
Ucapan Belasungkawa dari Rekan dan Sahabat
Sejumlah tokoh perfilman Hollywood juga memberikan penghormatan kepada Redford. Selain itu, mereka menilai Redford sebagai sosok berbakat sekaligus peduli pada nilai kemanusiaan. Sementara itu, Dustin Hoffman, rekan main Redford dalam All the President’s Men (1976), mengenang momen bekerja bersama sebagai salah satu pengalaman terbaik dalam kariernya. Lebih lanjut, ia menilai kesopanan Redford sangat tulus dan terlihat nyata di layar. Akhirnya, Hoffman menegaskan bahwa ia akan sangat merindukan Redford.
Jurnalis Bob Woodward, yang kisahnya tampil dalam film yang sama, juga menulis penghormatan panjang. Ia menyebut Redford sebagai kekuatan yang berprinsip dan selalu berjuang untuk kebaikan. Menurut Woodward, Redford layak dunia kenang sebagai salah satu pendongeng terbesar dalam sejarah Amerika.
Perjalanan Karier Sejak 1960-an
Redford memulai kariernya pada awal 1960-an dengan tampil di berbagai serial televisi. Ia kemudian menembus panggung utama lewat film Butch Cassidy and the Sundance Kid (1969). Film tersebut memperkenalkan Redford secara luas sebagai aktor berbakat dengan karisma kuat. Popularitasnya terus meningkat melalui film box office seperti The Sting (1973) dan All the President’s Men (1976). Kedua film itu meneguhkan Redford sebagai bintang papan atas dengan daya tarik global.
Prestasi Sebagai Sutradara
Selain berakting, Redford meraih sukses besar di balik kamera. Ia menyutradarai film Ordinary People (1980) yang meraih Oscar kategori film terbaik. Film tersebut juga membuat Redford meraih piala Oscar sebagai sutradara terbaik.
Redford kembali mendapat nominasi sutradara terbaik melalui Quiz Show (1994). Karya itu memperkokoh reputasinya sebagai sineas berpengaruh. Ia membuktikan bahwa dirinya tidak hanya piawai di depan kamera, tetapi juga memiliki visi kuat sebagai pembuat film.
Robert Redford Wafat: Warisan Besar untuk Dunia Perfilman
Robert Redford meninggalkan warisan besar yang menjembatani kepopuleran Hollywood dengan idealisme perfilman independen. Kehadirannya membuka jalan bagi banyak pembuat film muda untuk menemukan suara mereka.
Dunia kini kehilangan aktor, sutradara, sekaligus tokoh visioner.
Pengaruh Redford terus hidup dalam karya, festival, dan semangat perfilman independen yang ia dirikan. Generasi mendatang terus mengenang Redford sebagai ikon sejati dunia hiburan.
“Baca Juga: AC Milan Kehilangan Pilar Utama Jelang Laga vs Udinese“





