VOXSULUT – Chief Technology Officer Meta, Andrew Bosworth, menjelaskan alasan demo kacamata pintar Ray-Ban gagal berjalan mulus di acara Meta Connect. Ia menegaskan bahwa masalah tidak muncul karena jaringan WiFi, melainkan akibat kesalahan teknis dalam pengaturan sistem.
Pada sesi demo, kreator konten masak Jack Mancuso mencoba bertanya soal resep saus melalui kacamata pintar. Namun, sistem langsung melompat ke langkah berikutnya tanpa menjawab pertanyaan pertama. Mancuso menghentikan uji coba sambil berkomentar bahwa WiFi bermasalah.
“Baca Juga: Lima Pusat Data Stargate OpenAI Perkuat Infrastruktur AI“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Zuckerberg Alami Kendala Serupa
Tidak hanya Mancuso, CEO Meta Mark Zuckerberg juga menghadapi gangguan saat mencoba melakukan panggilan WhatsApp. Kacamata Ray-Ban gagal menangkap panggilan video dari Bosworth. Setelah beberapa kali percobaan, Zuckerberg akhirnya menyerah. Bosworth yang berada di panggung berusaha mencairkan suasana dengan bercanda soal jaringan WiFi.
Zuckerberg menambahkan bahwa latihan berulang tidak selalu menjamin keberhasilan demo. “Kamu bisa berlatih seratus kali, tapi tetap ada risiko,” ujar dia di panggung.
Penyebab Teknis Terungkap Usai Acara
Setelah acara selesai, Bosworth mengunggah penjelasan di Instagram untuk meluruskan penyebab kegagalan. Menurutnya, saat Mancuso memberi perintah suara, sistem justru memicu Live AI pada semua perangkat Ray-Ban di dalam gedung. Jumlah perangkat yang aktif terlalu banyak, sehingga sistem tidak mampu menanganinya dengan baik.
Bosworth menekankan bahwa masalah ini tidak muncul ketika latihan. Hal itu karena jumlah perangkat pada saat uji coba jauh lebih sedikit dibanding kondisi saat acara berlangsung.
Kesalahan Pengaturan Server Perparah Kondisi
Bosworth juga menjelaskan bahwa tim Meta mengarahkan lalu lintas Live AI ke server pengembangan khusus. Tujuannya agar demo bisa terisolasi dari sistem utama. Namun, pengaturan tersebut justru membuat semua perangkat di gedung mengakses server yang sama. Ia menggambarkan kondisi itu seperti menyerang server sendiri.
“Seolah kami membuat serangan terhadap server kami sendiri,” ujar Bosworth sambil menekankan bahwa masalah tersebut murni akibat manajemen sumber daya yang kurang tepat.
Bug Baru Ganggu Panggilan WhatsApp
Kegagalan panggilan video WhatsApp yang dialami Zuckerberg ternyata berasal dari bug baru. Saat panggilan masuk, layar kacamata justru masuk ke mode tidur. Akibatnya, notifikasi panggilan tidak muncul ketika layar aktif kembali.
Bosworth menyebut bug tersebut sebagai race condition, yaitu masalah ketika dua perintah saling bertabrakan. Ia menegaskan bahwa tim Meta sudah memperbaikinya segera setelah acara berakhir.
“Masalah itu memang muncul di momen yang buruk, tapi sudah selesai,” jelas Bosworth.
Meta Yakinkan Produk Tetap Andal
Bosworth menegaskan bahwa kendala hanya terjadi pada demo, bukan pada produk utama. Ia memastikan kacamata pintar Ray-Ban tetap berfungsi dengan baik di luar acara.
“Tentu saya tidak menyukai kegagalan demo, tetapi saya tahu produk ini bekerja,” kata Bosworth. Ia menambahkan bahwa kacamata pintar Ray-Ban tetap memiliki keunggulan yang bisa membantu pengguna dalam aktivitas sehari-hari.
Meta berharap masalah tersebut tidak mengurangi kepercayaan publik terhadap produk terbaru mereka. Perusahaan menegaskan bahwa inovasi kacamata pintar masih menjadi bagian penting dalam strategi jangka panjang.
“Baca Juga: Derby Madrid: Prediksi Atletico vs Real 27 September 2025“






