VOXSULUT – Status Sukses AC Shadows: Assassin’s Creed Shadows menjadi entry terbaru pada seri Assassin’s Creed. Ubisoft merilis game ini pada 20 Maret 2025. Game ini membawa cerita Jepang abad ke-16 dengan dua karakter utama. Banyak Gamer kemudian memberikan respons berbeda terhadap game ini.
Game ini menghadapi berbagai masalah sejak masa promosi. Banyak Gamer mengkritik desain cerita dan kualitas teknis. Namun Ubisoft tetap meluncurkan game ini sesuai jadwal. Setelah rilis, banyak orang bertanya mengenai angka penjualannya. Ubisoft hanya membagikan jumlah pemain tanpa menyebut penjualan.
“Baca Juga: Baldur’s Gate 3 Kejutkan Developer dengan Nominasi TGA 2025“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Laporan Baru Ubisoft Tidak Menjawab Pertanyaan Utama
Ubisoft baru saja merilis laporan pendapatan untuk paruh pertama tahun 2025–2026. Laporan itu memuat informasi mengenai kinerja produk mereka. Laporan tersebut juga membahas perkembangan beberapa judul Assassin’s Creed, termasuk Shadows.
Namun laporan itu tidak menjelaskan seberapa sukses Shadows dari sisi penjualan. Ubisoft hanya menyebut game ini mendapat manfaat dari rilis mode New Game+. Mereka juga merilis ekspansi baru berjudul Claws of Awaji. Ubisoft berharap fitur baru ini meningkatkan daya tarik game.
Mereka juga menjelaskan rencana rilis Shadows untuk Nintendo Switch 2 pada Desember 2025. Ubisoft menyebut rilis ini sebagai kesempatan besar untuk menjangkau pemain lebih luas.
Data Pemain Jadi Fokus Utama Ubisoft
Sampai sekarang, Ubisoft hanya mengungkap total pemain Shadows. Ubisoft menyebut jumlah pemain mencapai 5 juta orang di seluruh dunia. Mereka menilai performa game ini sesuai ekspektasi internal. Namun mereka masih belum memberikan angka penjualan.
Pernyataan tersebut tidak menjawab pertanyaan banyak orang mengenai kesuksesan finansial game ini. Banyak Gamer ingin mengetahui penjualan untuk mengetahui posisi Shadows dalam franchise.
Ubisoft Berfokus pada Engagement Pemain
Selain Shadows, Ubisoft juga membahas masa depan franchise Assassin’s Creed. Mereka menyebut katalog Assassin’s Creed mencatat 211 juta Session Days. Angka ini menunjukkan jumlah hari ketika pemain menjalankan satu sesi bermain. Ubisoft menyebut angka itu naik 35 persen dibanding dua tahun sebelumnya.
Ubisoft kemudian menjelaskan strategi mereka terhadap game lama. Mereka menambahkan konten baru pada game seperti Shadows dan Mirage. Konten baru seperti ekspansi dapat meningkatkan engagement pemain. Mereka ingin pemain bertahan lebih lama dan terus mencoba fitur baru.
Melalui strategi ini, Ubisoft menilai franchise Assassin’s Creed tidak hanya bergantung pada game baru. Mereka melihat banyak pemain tetap aktif pada game lama. Karena itu, Ubisoft kini lebih fokus membagikan data pemain dibanding angka penjualan.
Ubisoft Masih Menahan Informasi Penjualan Shadows
Laporan terbaru Ubisoft membuat banyak Gamer bertanya. Mereka ingin mengetahui apakah Shadows sukses secara komersial. Hingga kini, Ubisoft tidak menjelaskan penjualan game tersebut. Mereka hanya menekankan jumlah pemain dan tingkat aktivitas.
Situasi ini membuat publik menilai data itu belum cukup. Banyak orang merasa Ubisoft memilih menyimpan informasi penjualan. Namun Ubisoft tetap menilai performa game ini berada pada jalur yang mereka inginkan.
Status Sukses AC Shadows: Kesimpulan
Kesuksesan Assassin’s Creed Shadows masih menyisakan pertanyaan. Ubisoft tidak menjelaskan penjualan tetapi menonjolkan total pemain. Mereka juga menunjukkan tingginya engagement di seluruh franchise. Banyak Gamer kini menunggu informasi lebih lengkap tentang performa Shadows.
“Baca Juga: PSG vs Le Havre: Prediksi Taktik dan Skor 23 November 2025“






