Waspadai 7 Gejala Kanker Hati, Termasuk Nyeri Perut Kanan

Berita, Kesehatan639 Dilihat

VOXSULUT  Waspadai 7 Gejala Kanker Hati: Penyakit ini merupakan salah satu penyakit mematikan yang terus menjadi perhatian utama di dunia medis, termasuk Indonesia.

Orang sering menyebut penyakit ini sebagai silent killer karena banyak penderita tidak menyadari gejalanya hingga mencapai stadium lanjut.

“Baca Juga: Waspadai Kardiomiopati, Pemicu Kematian saat Olahraga“

Kanker Hati Jadi Penyebab Kematian Tinggi di Indonesia

Menurut data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022, sebanyak 23.383 orang di Indonesia meninggal akibat kanker hati. Angka ini meningkat dari tahun 2020 yang mencatat 19.721 kematian. Kanker hati menduduki peringkat kelima sebagai jenis kanker terbanyak dan peringkat keempat sebagai penyebab kematian terbanyak akibat kanker.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.

Penyebab Utama Kanker Hati

Dr. Foo Kian Fong, Konsultan Senior Ahli Onkologi Medis di Parkway Cancer Centre Singapura, menyebut beberapa faktor yang memicu kanker hati. Ia menyebut sirosis karena konsumsi alkohol jangka panjang menjadi penyebab utama. Selain itu, penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD), obesitas, dan diabetes tipe 2 juga ikut meningkatkan risiko kanker hati.

Ia menjelaskan bahwa banyak pasien meninggal karena sirosis hati yang menyebabkan gagal hati dan pendarahan dalam. Komplikasi ini bisa menyebabkan kematian jika penderita tidak menangani kondisi tersebut sejak awal.

Jenis dan Gejala Kanker Hati

Kanker hati terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu kanker hati primer dan sekunder. Karsinoma hepatoseluler (HCC) menjadi jenis primer yang paling sering dijumpai dan berkembang dari sel hati bernama hepatosit. Sementara itu, kanker sekunder muncul dari penyebaran kanker dari organ lain seperti paru-paru, usus besar, atau payudara.

Dr. Foo juga menjelaskan beberapa gejala umum kanker hati yang perlu diwaspadai:

  1. Kelelahan ekstrem dan berkepanjangan

  2. Mual dan rasa tidak nyaman di perut

  3. Nyeri pada perut bagian kanan atas

  4. Kehilangan nafsu makan secara tiba-tiba

  5. Penurunan berat badan yang drastis

  6. Pembesaran perut karena penumpukan cairan

  7. Kulit dan mata menguning atau gejala penyakit kuning

Ia menyebut infeksi hepatitis B atau C kronis sebagai pemicu utama HCC. Namun, pola hidup yang tidak sehat juga bisa memperburuk risiko.

Cara Mencegah Kanker Hati Sejak Muda

Karena gejala kanker hati sering muncul saat stadium lanjut, penting bagi generasi muda untuk fokus pada pencegahan. Berikut beberapa langkah sederhana yang bisa membantu menurunkan risiko kanker hati:

1. Vaksinasi Hepatitis B

Vaksin Hepatitis B terbukti efektif menurunkan kasus kanker hati, terutama di negara dengan kasus hepatitis tinggi. WHO juga menyebut vaksinasi ini sebagai langkah penting untuk mencegah infeksi kronis yang dapat menyebabkan sirosis hingga kanker.

2. Ubah Gaya Hidup Sehari-hari

Gaya hidup sehat menjadi kunci utama dalam pencegahan. Anda bisa mulai dengan mengganti minuman manis dengan kopi hitam tanpa gula. Terapkan pola makan bergizi seperti diet Mediterania, jaga berat badan ideal, dan lakukan olahraga rutin minimal 150 menit setiap minggu.

3. Konsumsi Vitamin D Secara Teratur

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin D memiliki peran dalam menurunkan risiko kanker hati, terutama pada orang dengan risiko tinggi. Anda bisa mengonsumsi aspirin dosis rendah, metformin, dan statin untuk membantu pencegahan, asalkan mengikuti arahan dokter secara tepat.

Kesimpulan: Deteksi Dini Selamatkan Nyawa

Kanker hati dapat menyerang tanpa gejala dan membahayakan nyawa jika tidak terdeteksi lebih awal. Dokter harus segera memeriksa gejala seperti nyeri perut, penurunan berat badan, dan kulit yang menguning.

Mulailah langkah pencegahan dari sekarang dengan vaksinasi, gaya hidup sehat, dan pemeriksaan rutin. Deteksi dini memberi peluang lebih besar untuk pengobatan dan pemulihan.

“Baca Juga: Emiliano Martinez Dilirik Amorim, MU Siap Bergerak?“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *