VOXSULUT – PT Dirgantara Indonesia memulai modernisasi pesawat C-130 Hercules milik TNI AU. PTDI menerima satu unit Hercules di Hanggar ACS Bandung pada 26 November 2025. PT DI menargetkan modernisasi untuk sembilan unit Hercules secara bertahap. PTDI menempatkan unit pertama di hanggar dan memulai tahap pemeriksaan awal.
“Baca Juga: Inovasi Baru Persinyalan Kereta Api Masuki Era Otomatis“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
PTDI Tingkatkan Struktur dan Sistem Avionik
PTDI mengganti bagian tengah kotak sayap pesawat untuk meningkatkan keamanan struktur pesawat. PT DI juga memperbarui sistem avionik dengan mengganti kokpit analog menjadi sistem digital. PT DI memasang sistem navigasi baru untuk meningkatkan akurasi penerbangan. PTDI menambahkan sistem komunikasi modern untuk mendukung misi jarak jauh. PT DI memperkuat sistem kontrol penerbangan agar pilot bekerja lebih mudah dan aman.
PTDI Berkolaborasi dengan TNI AU dan Koharmatau
Faisal menyebut PTDI menyiapkan personel dan peralatan sejak jauh hari. PT DI bekerja sama dengan Koharmatau untuk memastikan proses modernisasi berjalan lancar. PTDI juga menerima dukungan teknis dari T N I AU untuk mengatasi setiap tantangan. Faisal menyatakan PTDI memiliki pengalaman modernisasi pesawat lain meskipun bukan Hercules. Tim gabungan menjawab tantangan teknis dengan koordinasi intensif.
Koharmatau Targetkan Proses Selesai Enam Bulan
Kolonel Arif Djoko Nugroho menyebut setiap unit membutuhkan waktu enam bulan untuk selesai. Sdr Arif menjelaskan usia pesawat Hercules sudah melewati batas pakai. Sdr Arif menilai penggantian center wing box memberi tambahan usia hingga 15 tahun. Arif memperkirakan pesawat juga bisa mencapai tambahan 25 ribu jam terbang. Sdr Arif menegaskan modernisasi ini sangat penting bagi keberlanjutan armada angkut TNI AU.
TNI AU Siapkan Anggaran Rp 150 Miliar
TNI AU menyiapkan anggaran Rp 150 miliar untuk modernisasi sembilan pesawat. T N I AU menerima Hercules tersebut pada tahun 1981 dengan usia terbang sangat tinggi. T N I AU mencatat center wing box pesawat mendekati batas 45 ribu jam terbang. TNI AU memprioritaskan modernisasi karena struktur pesawat harus segera diperbarui. TNI AU berharap modernisasi ini meningkatkan kesiapan tugas dalam jangka panjang.
Hercules Berperan Penting dalam Misi Kemanusiaan
Arif menegaskan Hercules berperan penting dalam operasi bantuan bencana. T N I AU sering mengirim Hercules untuk mendukung korban gempa di berbagai daerah. T N I AU juga menggunakan Hercules untuk misi kemanusiaan internasional, termasuk Gaza. TNI AU memerlukan pesawat dengan kondisi optimal agar bantuan tiba tepat waktu.
PTDI Siapkan Workshop untuk Seluruh Proses Modernisasi
PTDI menyiapkan workshop khusus untuk penggantian center wing box. PT DI juga menyiapkan ruang kerja untuk peningkatan avionik. PTDI memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar keselamatan. PTDI ingin memberikan hasil terbaik agar pesawat siap menjalankan tugas berat.
“Baca Juga: Liverpool Kalah Telak dari PSV, Blunder Van Dijk Jadi Sorotan“






