Ubisoft Umumkan Pemimpin Baru Assassin’s Creed

Games232 Dilihat

VOXSULUT – Ubisoft resmi mengubah struktur kepemimpinan seri Assassin’s Creed pada Oktober 2025. Perusahaan mengambil langkah ini setelah Marc-Alexis Côté meninggalkan Ubisoft usai mengabdi selama 20 tahun.

Kini, Ubisoft menunjuk lima sosok senior untuk memimpin arah franchise tersebut. Mereka membawa pengalaman panjang dari berbagai judul populer di seri ini.

Martin Schelling Pimpin Strategi dan Visi Jangka Panjang

Ubisoft menunjuk Martin Schelling sebagai Head of Brand Assassin’s Creed. Ia memimpin tim inti dan menyusun strategi besar untuk masa depan seri ini. Selain itu, ia mengarahkan visi jangka panjang agar seri tetap relevan di pasar global.

Schelling memiliki pengalaman sebagai Producer dan Senior Producer. Ia terlibat dalam Assassin’s Creed Revelations, Black Flag, Origins, dan Valhalla.

Karena itu, ia memahami karakter kuat seri ini. Ia juga mengetahui ekspektasi pemain lama dan kebutuhan pasar baru. Dengan latar belakang tersebut, ia diharapkan mampu menjaga identitas seri sambil mendorong inovasi.

“Baca Juga: Capcom Tanggapi Spoiler Resident Evil Requiem“

François De Billy Perkuat Sistem Produksi

Selanjutnya, Ubisoft menunjuk François De Billy sebagai Head of Production Excellence. Ia bertugas memperkuat proses kerja tim produksi di berbagai studio.

Ia memastikan setiap proyek berjalan rapi dan konsisten. Selain itu, ia membantu tim agar mampu mengeksekusi ide dengan lebih terarah.

Sebelumnya, De Billy menjabat sebagai Senior Director dan Global Production Lead untuk Revelations dan Black Flag. Ia juga memegang posisi Production Director di Origins dan Valhalla.

Pengalaman tersebut membuatnya memahami tantangan produksi game berskala besar. Oleh sebab itu, Ubisoft mempercayakan stabilitas produksi kepadanya.

Jean Guesdon Arahkan Konten dan Kreativitas

Ubisoft juga menunjuk Jean Guesdon sebagai Head of Content. Ia memimpin arah kreatif seri Assassin’s Creed. Ia mengawal proyek yang sedang berjalan sekaligus merancang fondasi cerita ke depan.

Guesdon dikenal luas sebagai Creative Director untuk Black Flag dan Origins. Namun, ia sudah bergabung sejak Assassin’s Creed 2 pada 2009.

Karena itu, ia memahami DNA seri ini sejak awal perkembangan modernnya. Ia berperan penting dalam membangun dunia, karakter, dan atmosfer yang kuat.

Dengan kepemimpinannya, Ubisoft ingin menjaga identitas stealth dan eksplorasi sejarah yang menjadi ciri khas seri ini.

Dua Nama Tambahan Lengkapi Struktur Kepemimpinan

Selain tiga nama utama, Ubisoft menunjuk Andrée-Anne Boisvert sebagai Head of Technological Excellence. Ia memperkuat sisi teknologi dan memastikan pengembangan berjalan efisien.

Kemudian, Lionel Hiller menjabat sebagai Vice President of Brand and Go-to-Market Strategy. Ia menyusun strategi peluncuran dan memperkuat posisi brand di pasar global.

Kelima sosok ini membentuk tim kepemimpinan baru. Mereka memegang kendali penuh atas arah seri Assassin’s Creed ke depan.

Komunitas Gamer Sambut Positif Perubahan

Ubisoft mengumumkan susunan baru ini melalui forum Reddit resmi. Setelah itu, banyak pemain langsung memberikan tanggapan.

Secara umum, komunitas menunjukkan respon positif. Banyak gamer merasa lega karena Ubisoft memilih orang lama yang berpengalaman.

Mereka menilai para pemimpin baru memahami seri ini secara mendalam. Selain itu, mereka pernah terlibat dalam beberapa judul yang paling dicintai pemain.

Karena itu, komunitas berharap tim ini mampu mengembalikan konsistensi kualitas seri. Mereka juga menantikan inovasi baru tanpa menghilangkan jati diri Assassin’s Creed.

Dengan struktur baru ini, Ubisoft berusaha menata ulang arah franchise andalannya. Kini, perhatian pemain tertuju pada proyek berikutnya yang akan membuktikan keputusan tersebut.

“Baca Juga: Messi Gagal Bersinar, Siap ke Piala Dunia 2026?“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *