VOXSULUT – Empat astronaut misi Artemis II NASA berhasil kembali ke Bumi setelah perjalanan 10 hari. Mereka mengelilingi bulan dan menyelesaikan misi bersejarah.
Kapsul Orion mendarat di Samudra Pasifik dekat San Diego, California. Pendaratan terjadi pada pukul 17.07 waktu setempat atau Sabtu pagi WIB.
Selama misi, Orion menempuh jarak sekitar 1,1 juta kilometer. Selain itu, awak mencapai jarak terjauh manusia dari Bumi.
Misi ini menjadi penerbangan berawak pertama ke wilayah sekitar bulan sejak era Apollo.
“Baca Juga: Mendarat Aman di Bumi“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Empat Astronaut Catat Sejarah Baru
Reid Wiseman memimpin misi sebagai komandan. Victor Glover bertugas sebagai pilot selama perjalanan tersebut.
Christina Koch dan Jeremy Hansen menjalankan peran sebagai spesialis misi. Mereka bekerja sama menjaga kelancaran operasi.
Keempat astronaut menjadi manusia pertama yang kembali dari perjalanan bulan sejak 1970. Mereka juga masuk dalam kelompok terbatas penjelajah bulan.
Selain itu, Koch mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang mencapai bulan dan kembali. Hansen juga menjadi astronaut non-Amerika pertama dalam pencapaian ini.
Glover mencatat sejarah sebagai orang kulit berwarna pertama yang melakukan perjalanan tersebut. Pencapaian ini menandai kemajuan besar dalam inklusi eksplorasi antariksa.
Momen Emosional Saat Melihat Bumi dan Bulan
Saat kapsul mendekati Bumi, Reid Wiseman menggambarkan pemandangan yang memukau. Ia melihat warna biru yang kuat dan indah dari luar angkasa.
Sementara itu, Christina Koch merasakan emosi mendalam saat melihat bulan dari dekat. Ia menggambarkan pengalaman tersebut sebagai momen singkat namun sangat kuat.
Pengalaman tersebut memberi kesan mendalam bagi seluruh awak. Selain itu, momen ini memperkuat nilai kemanusiaan dalam eksplorasi ruang angkasa.
Proses Evakuasi Berjalan Cepat dan Terencana
Setelah pendaratan, tim Angkatan Laut AS segera melakukan evakuasi. Kapal USS John P. Murtha memimpin proses penyelamatan di lokasi.
Tim menggunakan perahu khusus untuk mendekati kapsul Orion. Mereka kemudian mengevakuasi astronaut dengan prosedur yang terstruktur.
Selanjutnya, helikopter memindahkan awak ke kapal utama. Tim medis langsung melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan.
NASA Siapkan Langkah Besar Berikutnya
NASA menilai misi ini sebagai bukti kemampuan manusia menjelajah ruang sekitar bulan dengan aman. Data misi akan mendukung rencana pendaratan berikutnya.
Selain itu, NASA menargetkan pendaratan manusia di bulan pada tahun 2028. Program Artemis akan menjadi fokus utama dalam rencana tersebut.
Pejabat NASA, Nicky Fox, menyebut misi ini sebagai tonggak penting eksplorasi modern. Ia menilai perjalanan ini membawa inspirasi besar bagi generasi mendatang.
Dengan demikian, Artemis II membuka jalan bagi misi lanjutan yang lebih ambisius. NASA kini semakin dekat mewujudkan kehadiran manusia kembali di bulan.












