Iqbaal Ramadhan – Tantangan Syuting Monster Pabrik Rambut

Berita, Film30 Dilihat

Iqbaal Ramadhan membagikan pengalamannya saat terlibat dalam film horor Monster Pabrik Rambut. Aktor sekaligus produser eksekutif itu mengaku tertarik sejak awal pada konsep produksi film tersebut.

Ia menilai penggunaan practical effect menjadi salah satu keunggulan utama film garapan sutradara Edwin itu. Menurut Iqbaal, pendekatan tersebut menghadirkan suasana yang lebih nyata dibandingkan efek digital.

Ia menjelaskan bahwa kehadiran efek fisik memberikan pengalaman yang lebih manusiawi. Selain itu, pendekatan tersebut menghadirkan nuansa klasik yang kini mulai kembali diminati penonton muda.

Iqbaal juga melihat penggunaan efek praktikal sebagai sesuatu yang cukup langka dalam perfilman horor modern. Karena itu, ia merasa film ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan film horor saat ini.

“Baca Juga: Review Film Semua Akan Baik-Baik Saja, Penuh Haru“

Efek Fisik Membuat Aktor Lebih Terlibat

Iqbaal mengatakan bahwa penggunaan practical effect menuntut para pemain untuk lebih fokus selama proses syuting.

Menurutnya, para aktor harus merespons langsung berbagai situasi yang terjadi di lokasi. Mereka tidak bisa mengandalkan imajinasi seperti saat menggunakan efek digital.

Karena itu, setiap adegan membutuhkan keterlibatan emosi dan fisik yang lebih kuat. Para pemain harus benar-benar hadir dalam setiap momen yang direkam kamera.

Iqbaal menilai kondisi tersebut membantu aktor membangun reaksi yang lebih alami. Selain itu, hasil akting juga terasa lebih meyakinkan di layar.

Proses Syuting Menjadi Lebih Menantang

Penggunaan efek fisik juga membawa tantangan tersendiri selama produksi. Iqbaal menjelaskan bahwa proses pengambilan gambar sering memerlukan waktu lebih lama.

Setiap kesalahan kecil dapat memperpanjang waktu syuting. Tim produksi harus menyiapkan kembali seluruh elemen efek sebelum adegan diulang.

Menurut Iqbaal, satu kali pengulangan adegan dapat memakan waktu hingga 30 menit. Karena itu, seluruh pemain dan kru harus menjaga konsentrasi selama proses berlangsung.

Meski begitu, ia menganggap tantangan tersebut sebagai bagian penting dari pengalaman produksi film ini.

Tidak Ada Ruang untuk Berpura-Pura

Iqbaal menegaskan bahwa practical effect membuat aktor tidak memiliki banyak ruang untuk berpura-pura.

Tubuh dan ekspresi pemain harus merespons situasi yang benar-benar terjadi di depan mereka. Oleh sebab itu, setiap reaksi muncul secara lebih alami.

Ia merasa pendekatan tersebut membantu para pemain membangun hubungan yang lebih kuat dengan cerita dan suasana film.

Selain itu, metode ini juga membuat adegan horor terasa lebih hidup bagi para pemeran.

Seluruh Kru Memiliki Visi yang Sama

Iqbaal memberikan apresiasi kepada seluruh tim produksi Monster Pabrik Rambut. Ia menilai setiap departemen bekerja dengan komitmen tinggi selama proses pembuatan film.

Tim artistik, penata produksi, dan kru lainnya terus berupaya menghadirkan pengalaman horor yang berbeda. Mereka juga memiliki tujuan yang sama untuk menciptakan karya yang berani dan segar.

Menurut Iqbaal, kerja sama tersebut menjadi salah satu faktor penting di balik proses produksi film ini.

Monster Pabrik Rambut Tayang Juni 2026

Dalam film ini, Iqbaal memerankan karakter Bona. Karakter tersebut merupakan adik dari Putri yang diperankan Rachel Amanda dan Ida yang diperankan Lutesha.

Selain berakting, Iqbaal juga berkontribusi sebagai produser eksekutif. Peran ganda tersebut membuat keterlibatannya dalam proyek ini semakin besar.

Sebelum tayang di Indonesia, Monster Pabrik Rambut telah menjalani pemutaran perdana dunia di Berlinale 2026.

Film horor karya Edwin ini dijadwalkan hadir di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Dengan konsep yang berbeda, film ini berupaya menghadirkan pengalaman horor baru bagi penonton Tanah Air.

“Baca Juga: Arsenal Rayakan Gelar Liga Inggris di Hadapan 500 Ribu Fans“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *