VOXSULUT – OpenAI meluncurkan fitur Parental Controls pada ChatGPT. Fitur ini membantu orang tua mengawasi penggunaan ChatGPT oleh remaja. Orang tua dapat menautkan akun mereka dengan akun anak. Setelah akun terhubung, orang tua bisa mengelola berbagai pengaturan sesuai kebutuhan keluarga.
“Baca Juga: Perbedaan Xiaomi 17 Series dan iPhone Terbaru“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Cara Mengaktifkan Parental Controls
Untuk mengaktifkan fitur ini, orang tua perlu mengirim undangan ke akun anak. Menu Parental Controls tersedia di pengaturan akun ChatGPT. Ketika undangan disetujui, kedua akun langsung terhubung. Setelah itu, orang tua dapat mengatur pengalaman digital anak secara lebih aman.
Pembatasan pada Akun Remaja
Setelah akun remaja terhubung, ChatGPT menerapkan sejumlah pembatasan. Pembatasan mencakup konten grafis, video viral, permainan bernuansa seksual, hingga konten romantis atau kekerasan. Sistem ini juga membatasi konten yang menampilkan standar kecantikan ekstrem. Tujuannya menjaga agar remaja tetap aman dan nyaman menggunakan ChatGPT.
Kontrol yang Bisa Dipilih Orang Tua
Akun orang tua menjadi pusat kendali. Orang tua bisa mengatur jam tenang, menonaktifkan mode suara, hingga mematikan memori percakapan. Mereka juga dapat menonaktifkan fitur pembuatan gambar atau memilih keluar dari pelatihan model AI. Semua pengaturan bersifat fleksibel. Keluarga bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan masing-masing.
Deteksi Risiko dan Perlindungan Tambahan
OpenAI menambahkan sistem deteksi dini untuk melindungi remaja. Bila muncul tanda-tanda remaja ingin menyakiti diri, tim internal OpenAI segera meninjau. Tim kemudian menghubungi orang tua melalui email, pesan teks, dan peringatan langsung di ponsel. Langkah ini memberi kesempatan bagi orang tua untuk segera turun tangan.
Latar Belakang Peluncuran Fitur
Peluncuran fitur ini terjadi setelah kasus tragis di Amerika Serikat. Seorang remaja bernama Adam Raine bunuh diri pada April 2025. Orang tua Adam menggugat OpenAI karena percakapan anak mereka dengan ChatGPT dianggap berperan dalam peristiwa itu. Kasus ini mendorong OpenAI memperkuat perlindungan bagi pengguna remaja.
Kolaborasi dengan Ahli dan Organisasi
OpenAI merancang fitur ini bersama pakar kesehatan mental dan remaja. Perusahaan juga bekerja sama dengan kelompok advokasi Common Sense Media, pembuat kebijakan, dan Jaksa Agung California serta Delaware. Kerja sama ini memastikan fitur Parental Controls memenuhi kebutuhan keluarga dan melindungi anak.
Fitur Parental Controls ChatGPT: Kesadaran akan Batasan Sistem
Meski fitur ini hadir, OpenAI menyadari tidak ada sistem yang sepenuhnya sempurna. Namun, perusahaan menilai lebih baik memperingatkan orang tua sejak dini. Dengan begitu, orang tua bisa segera bertindak bila melihat tanda bahaya. OpenAI juga berkomitmen memperbarui perlindungan secara berkala.
“Baca Juga: Chelsea vs Benfica: Reuni Mourinho dan Warisan 8 Trofi“






