VOXSULUT – Pada tahap awal, Siemens Mobility memulai uji coba sistem Signaling X di Singapore Rail Test Center (SRTC).
Selain itu, teknologi baru ini menjadi tonggak penting dalam inovasi sistem kendali kereta api perkotaan.
Dengan demikian, langkah ini menandai komitmen Siemens Mobility untuk mendorong efisiensi dan keselamatan transportasi modern di kawasan Asia.
“Baca Juga: Toyota Tampilkan Robot Kursi Canggih Walk Me di Japan Mobility Show“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
-
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Siemens Mobility Tampilkan Teknologi CBTC Generasi Terbaru
Chief Executive Officer Rail Infrastructure Siemens Mobility, Marc Ludwig, mengatakan Signaling X merupakan sistem Communications-Based Train Control (CBTC) generasi baru. Sistem ini memiliki infrastruktur cloud-ready yang bekerja secara terpusat.
“Signaling X menggabungkan berbagai sistem pemberi sinyal dalam satu platform,” ujar Ludwig saat peluncuran di Singapura, Rabu, 12 November 2025.
Siemens Mobility menciptakan sistem ini untuk mendukung pengoperasian kereta yang lebih padat dan efisien. Teknologi Distributed Smart Safe System (DS3) juga menjadi bagian penting yang menjaga keselamatan perjalanan kereta.
Efisiensi Operasional dan Energi Lebih Baik
Ludwig menjelaskan bahwa Signaling X dapat meningkatkan efisiensi operasional hingga 20 persen. Selain itu, sistem ini juga mampu mengurangi konsumsi energi hingga 30 persen.
Dengan kemampuan tersebut, Siemens Mobility berharap Signaling X menjadi solusi untuk tantangan transportasi modern. Sistem ini memungkinkan perjalanan kereta yang lebih sering dengan waktu tunggu lebih singkat.
Siap Ekspansi ke Negara Lain Termasuk Indonesia
Ketika ditanya tentang peluang ekspansi ke luar Singapura, termasuk Indonesia, Ludwig kemudian menegaskan kesiapan perusahaannya untuk berkembang lebih luas.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa Siemens Mobility selalu menyesuaikan diri dengan kebutuhan setiap negara yang ingin mengadopsi teknologi mereka.
“Kami siap ketika pelanggan siap. Karena itu, rencana kami adalah membawa Signaling X ke seluruh dunia,” ujar Ludwig dengan optimis.
Dengan demikian, pernyataan tersebut menegaskan bahwa Siemens Mobility tidak hanya fokus pada pasar Singapura, tetapi juga membuka peluang kerja sama global.
Lebih lanjut, Indonesia dapat menjadi pasar potensial jika infrastruktur transportasi di dalam negeri mampu beradaptasi dengan teknologi baru ini.
Oleh karena itu, kehadiran Signaling X bisa menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam mengembangkan sistem kereta yang lebih modern dan efisien di masa depan.
Perjalanan Panjang Pengembangan Signaling X
Ide pengembangan Signaling X sudah dimulai sejak lama. Siemens Mobility pertama kali memamerkan rancangan sistem ini pada tahun 2018. Setelah itu, perusahaan mulai membuat purwarupa dan melakukan pengujian awal.
Selama lima tahun terakhir, Siemens Mobility mengembangkan sistem ini secara intensif. Tim teknis terus menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan industri transportasi modern.
“Kami harus mengikuti perkembangan teknologi. Kami memanfaatkan data, platform digital, dan kecerdasan buatan dalam sistem kami,” jelas Ludwig.
Sistem Digital Terpusat untuk Kendali Kereta
Sistem Signaling X mengintegrasikan interlocking, sinyal, dan kendali ke dalam pusat data virtual. Pusat data ini menggunakan perangkat keras Commercial Off-the-Shelf (COTS) yang mudah diadaptasi.
Selain itu, Signaling X memiliki program antarmuka (API) yang sesuai dengan standar internasional. Integrasi ini memungkinkan sistem bekerja dengan lancar di berbagai jaringan kereta modern.
Dengan infrastruktur digital yang kuat, sistem ini membantu operator memantau kondisi kereta secara real-time. Hal ini memudahkan pengambilan keputusan cepat saat terjadi gangguan atau peningkatan beban lalu lintas.
Transportasi Masa Depan yang Lebih Efisien
Ludwig meyakini Signaling X akan menjadi bagian penting dari masa depan transportasi perkotaan. Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendukung upaya penghematan energi global.
“Kami menciptakan sistem yang hemat energi dan siap menghadapi kebutuhan transportasi masa depan,” kata Ludwig.
Dengan Signaling X, Siemens Mobility ingin membantu kota-kota besar mencapai sistem transportasi yang lebih cepat, aman, dan berkelanjutan. Teknologi ini diharapkan menjadi solusi nyata untuk mengatasi kemacetan dan polusi di masa depan.
Kesimpulan: Siemens Uji Signaling X
Uji coba Signaling X di Singapura menjadi langkah penting bagi Siemens Mobility dalam memperkenalkan sistem kendali kereta masa depan. Teknologi ini membawa harapan besar bagi industri transportasi global, termasuk kemungkinan penerapan di Indonesia.
“Baca Juga: Pep Guardiola Cetak 1000 Laga, Dominasi Dunia Sepak Bola“









