Leher Kaku karena Salah Bantal? Ini Cara Mengatasinya

Kesehatan11 Dilihat

VOXSULUT Banyak orang mengalami leher kaku setelah bangun tidur. Kondisi ini sering muncul karena posisi tidur yang kurang tepat.

Selain itu, bantal yang tidak sesuai juga memicu ketegangan otot leher. Akibatnya, leher terasa nyeri dan sulit digerakkan.

Meski terlihat ringan, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas harian. Oleh karena itu, Anda perlu memahami cara penanganan yang tepat.

“Baca Juga: Waspada! Penyakit yang Menular Lewat Seks Oral“

Kompres Hangat Membantu Otot Lebih Rileks

Dokter ortopedi Aldo Fransiskus Marsetio menjelaskan cara penanganan yang aman. Ia menyarankan penggunaan kompres hangat untuk leher kaku.

Menurutnya, kompres hangat membantu otot yang tegang menjadi lebih rileks. Selain itu, panas meningkatkan aliran darah ke area leher.

Aliran darah yang lancar membantu proses pemulihan lebih cepat. Oleh sebab itu, kompres hangat menjadi pilihan utama.

Sebaliknya, kompres dingin digunakan untuk cedera dengan pembengkakan. Kompres dingin berfungsi menekan peradangan.

Namun, salah bantal tidak termasuk kondisi tersebut. Karena itu, Anda perlu memilih metode yang sesuai.

Posisi Tidur yang Salah Picu Ketegangan Otot

Leher kaku biasanya terjadi karena posisi tidur yang tidak ideal. Posisi ini membuat otot leher tertarik dalam waktu lama.

Selain itu, penggunaan bantal yang terlalu tinggi atau rendah memperparah kondisi. Akibatnya, otot menjadi tegang saat Anda bangun.

Kondisi ini berbeda dengan cedera akibat benturan. Oleh karena itu, cara penanganannya juga berbeda.

Dengan memahami penyebabnya, Anda bisa menghindari kesalahan yang sama. Hal ini membantu mencegah nyeri berulang.

Stretching Ringan Bantu Pulihkan Leher

Selain kompres hangat, Anda perlu melakukan stretching ringan. Latihan ini membantu mengembalikan fleksibilitas otot leher.

Namun, Anda harus melakukan gerakan secara perlahan. Gerakan mendadak justru bisa memperparah kondisi.

Anda bisa menahan satu posisi selama beberapa detik. Setelah itu, Anda bisa berpindah ke arah lain secara perlahan.

Latihan sederhana ini membantu otot kembali rileks. Selain itu, stretching juga mengurangi rasa nyeri.

Hindari Gerakan Mendadak Saat Leher Masih Nyeri

Saat leher masih terasa sakit, Anda harus menghindari gerakan tiba-tiba. Gerakan cepat bisa memperburuk ketegangan otot.

Sebaliknya, Anda perlu memberi waktu bagi otot untuk pulih. Istirahat yang cukup juga membantu proses penyembuhan.

Selain itu, Anda bisa memperbaiki posisi tidur di malam berikutnya. Gunakan bantal yang mendukung posisi leher dengan baik.

Dengan langkah yang tepat, leher kaku bisa membaik lebih cepat. Anda pun bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.

“Baca Juga: Messi vs Ronaldo: Perburuan Rekor Gol Piala Dunia 2026“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *