28 Years Later Gunakan Kamera iPhone untuk Syuting

Film, Teknologi1347 Dilihat

VOXSULUT Sutradara Danny Boyle membawa pendekatan unik dalam film terbarunya “28 Years Later” dengan merekam banyak adegan menggunakan kamera iPhone. Ia menjelaskan bahwa pilihan ini bertujuan untuk menciptakan kesan realistis dan autentik sesuai semangat film pertamanya.

Film ini menjadi kelanjutan dari waralaba horor “28 Days Later”, yang populer sejak tayang pada 2002 karena gaya visual dokumenter dan nuansa apokaliptik yang kuat.

“Baca Juga: Suplemen Alami soal 7 Mitos Keliru yang Perlu Diluruskan“

Boyle Ingin Hadirkan Kesan Dokumenter Modern

Pada film pertama, Boyle menggunakan kamera digital sederhana agar tampilannya terasa mentah dan nyata. Namun, ia menyadari kamera digital tersebut kini sudah ketinggalan zaman.

Oleh karena itu, dalam “28 Years Later”, Boyle memilih iPhone sebagai alat rekam utama. Ia ingin mempertahankan kesan dokumenter yang relevan dengan era saat ini karena ponsel sudah menyediakan kualitas 4K.

“Saya merasa bangga dengan hasil film kami sebelumnya, tetapi sekarang kami merekam gambar berkualitas sinema langsung menggunakan ponsel. Karena itu, kami memanfaatkan teknologi ini,” ujar Boyle kepada IndieWire dalam wawancaranya yang muncul di People pada Senin, 25 Juni 2025.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.

iPhone Dinilai Efektif dan Praktis untuk Lokasi Terpencil

Boyle memilih iPhone karena praktis untuk produksi film ini. iPhone menawarkan bobot ringan dan harga terjangkau, sehingga kru bisa merekam adegan di lokasi ekstrem.

Tim syuting menjelajahi pedalaman Inggris dan Skotlandia untuk mengambil gambar. Karena itu, mereka membawa peralatan ringan yang mudah dibawa menembus medan sulit.

“iPhone itu ringan, murah, dan kami bisa membawanya ke tempat-tempat yang sangat terpencil,” ujar Boyle.

Produksi Gunakan Banyak iPhone Sekaligus dalam Satu Adegan

Boyle dan sinematografer Anthony Dod Mantle merancang rig khusus yang mampu menampung banyak iPhone sekaligus. Mereka menggunakan rig ini untuk merekam adegan dari berbagai sudut dalam waktu bersamaan.

Dalam satu adegan tertentu, tim produksi bahkan menggunakan rig berisi 20 unit iPhone. Boyle menyebut adegan ini sebagai momen intens dan visual yang paling memukau dalam paruh kedua film.

“Ada satu adegan luar biasa dengan rig 20-kamera. Anda pasti tahu saat melihatnya. Adegan itu cukup grafis, tapi secara visual sangat indah dan membawa penonton ke dunia yang berbeda,” ungkap Boyle.

Film Ketiga dari Waralaba dan Tayang Mulai Juni 2025

“28 Years Later” melanjutkan waralaba yang Boyle mulai lewat film “28 Days Later” dan teruskan dengan “28 Weeks Later” sebagai film ketiga.

Setelah hampir dua dekade, para penggemar kembali menyaksikan kisah dunia pasca-apokaliptik ini di layar lebar. Studio menetapkan tanggal tayang film tersebut pada 20 Juni 2025 di bioskop seluruh dunia.

Boyle menyampaikan harapannya untuk menghadirkan pengalaman visual yang segar sambil tetap menjaga ciri khas waralaba.

Dengan memanfaatkan teknologi modern seperti iPhone, ia menggabungkan gaya dokumenter dari film pertamanya dengan kecanggihan sinematografi masa kini.

“Baca Juga: Mehdi Taremi Diincar Klub Inggris Usai Gagal di Inter“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *