Benarkah Makan Banyak Telur Bisa Menyebabkan Bisulan?

Kesehatan634 Dilihat

VOXSULUT – Telur Bisa Menyebabkan Bisulan? Banyak orang percaya bahwa terlalu sering makan telur bisa menyebabkan bisulan. Anggapan ini sudah lama beredar di masyarakat Indonesia. Karena itu, sebagian orang memilih mengurangi konsumsi telur agar tidak terkena bisulan.
Namun, apakah benar telur bisa menimbulkan bisul? Faktanya, penjelasan medis menunjukkan hal berbeda. Bisul bukan disebabkan oleh makanan seperti telur, tetapi oleh infeksi bakteri pada kulit.

“Baca Juga: Kesehatan Hati: Tiga Kebiasaan Sehari-hari ini Bisa Merusaknya“


2. Penyebab Utama Bisul Adalah Infeksi Bakteri

Secara medis, bisul muncul karena infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini menyerang folikel rambut atau kelenjar minyak di bawah kulit. Infeksi tersebut menyebabkan peradangan yang menimbulkan benjolan merah dan terasa nyeri.
Seiring waktu, bisul dapat berisi nanah di dalamnya. Biasanya, bisul muncul di area tubuh yang sering bergesekan atau berkeringat, seperti leher, ketiak, bokong, dan paha. Namun, bisul juga bisa tumbuh di bagian tubuh mana pun.


3. Dokter Tegaskan Telur Tidak Menyebabkan Bisulan

Praktisi kesehatan, dr. Dion Haryadi, menegaskan bahwa makan telur tidak berhubungan dengan munculnya bisul. Ia menjelaskan bahwa penyebab bisul adalah infeksi bakteri kulit, bukan makanan tertentu.
“Bisul itu disebabkan infeksi bakteri kulit. Jadi sebenarnya makan telur gak ada hubungannya dengan bisulan,” kata dr. Dion melalui akun Instagram-nya, @dionharyadi, Jumat (10/10/2025).
Pernyataan ini memperjelas bahwa menghindari telur tidak akan mencegah bisul. Sebaliknya, menjaga kebersihan kulit jauh lebih penting untuk mencegah infeksi.


4. Kebersihan Tubuh Jadi Kunci Utama Mencegah Bisul

dr. Dion menambahkan bahwa menjaga kebersihan tubuh berperan besar dalam mencegah bisulan. Kulit yang lembap dan jarang dibersihkan menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang.
Ia menyarankan agar setiap orang rutin mencuci tangan dan mandi dua kali sehari. Kebiasaan sederhana ini bisa mengurangi risiko infeksi kulit.
“Padahal sebenarnya, biar gak bisulan, lebih penting untuk kamu jaga kebersihan,” ujarnya. “Rajin mencuci tangan dan mandi secara rutin bisa membantu mencegah infeksi.”


5. Kandungan Gizi Telur dan Manfaatnya bagi Tubuh

Satu butir telur mengandung sekitar 74 kalori, 5 gram lemak, 6 gram protein, dan tanpa karbohidrat. Telur termasuk sumber protein hewani yang baik untuk pembentukan otot dan jaringan tubuh.
Selain itu, telur mengandung vitamin dan mineral penting seperti vitamin B12, zat besi, dan selenium. Dengan kandungan ini, telur justru memberikan banyak manfaat bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.


6. Waspadai Reaksi Alergi pada Sebagian Orang

Meski tidak menyebabkan bisul, telur bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. Reaksi ini muncul karena tubuh menolak protein tertentu yang terdapat pada telur.
Gejala alergi biasanya berupa gatal, bentol, atau kemerahan di kulit setelah makan telur. Bila gejala muncul, segera hentikan konsumsi dan periksakan diri ke dokter.
“Buat kamu yang memang punya alergi terhadap telur, memang harus hati-hati,” jelas dr. Dion. “Telur bisa memunculkan gejala kulit seperti gatal, bentol, dan kemerahan.”


7. Telur Bisa Menyebabkan Bisulan: Jaga Kebersihan, Bukan Hindari Telur

Makan telur tidak menyebabkan bisulan. Penyebab utama bisul adalah infeksi bakteri kulit, bukan konsumsi makanan tertentu.
Kunci utama untuk mencegah bisulan adalah menjaga kebersihan tubuh, terutama area yang sering berkeringat.
Telur tetap aman dikonsumsi setiap hari selama tubuh tidak memiliki alergi terhadapnya. Jadi, tidak perlu takut makan telur, asalkan tetap menjaga kebersihan dan pola makan seimbang.

“Baca Juga: Beckham Putra Tanggapi Kritik dan Tegaskan Loyalitas“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *