VOXSULUT – Nike memperkenalkan inovasi baru bernama Project Amplify, sepatu dengan tenaga tambahan pertama di dunia. Proyek ini bertujuan membantu pengguna bergerak lebih cepat dan efisien dalam aktivitas sehari-hari. Sepatu ini dirancang agar aktivitas seperti berjalan atau berlari terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Nike menyebut Project Amplify sebagai langkah besar menuju masa depan alas kaki pintar. Produk ini dikembangkan bersama perusahaan robotik Dephy, yang memiliki pengalaman dalam sistem pendukung gerak manusia.
“Baca Juga: Inovasi Teknologi Mahasiswa Uji Efisiensi di Kontes Mobil Hemat Energi 2025“
-
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru ulasan, rekomendasi, dan seputar dunia hiburan, Games, teknologi dan kesehatan baik lokal, nasional, maupun internasional, kamu bisa join di Channel WA VoxSulut.com dengan KLIK DI SINI.
Pusat hiburan -
Sosial Media Tiktok Berita Kostum Baru Spider-Man
-
Berita Kostum Baru Spider-Man di Instragram Voxsulut.com
Teknologi yang Meniru Kinerja E-Bike
Konsep sepatu ini mirip dengan sepeda listrik (e-bike). Saat pengguna berjalan atau berlari, sistem robotik ringan di sepatu membantu meningkatkan dorongan kaki. Teknologi tersebut membuat pengguna mampu bergerak lebih cepat dengan tenaga lebih sedikit.
Dengan bantuan sistem tenaga ini, Nike berharap pengguna dapat menempuh jarak lebih jauh tanpa merasa cepat lelah. Sepatu ini memberikan sensasi seperti memiliki “otot betis tambahan” yang memperkuat langkah setiap pemakainya.
Dirancang untuk Aktivitas Harian, Bukan Kompetisi
Nike menegaskan bahwa Project Amplify mendukung siapa pun yang ingin meningkatkan kecepatan dan efisiensi gerak dalam keseharian, bukan pelari kompetitif.
Menurut pernyataan resmi perusahaan pada 23 Oktober 2025, Nike ingin membantu semua “atlet sehari-hari”—sebutan untuk siapa saja yang aktif bergerak dengan kecepatan sekitar 10 hingga 12 menit per mil.
Dengan tambahan dorongan dari motor kecil di dalam sepatu, pengguna dapat berjalan lebih jauh tanpa merasa terbebani. Nike percaya produk ini akan membuka peluang baru bagi gaya hidup aktif yang lebih cerdas.
Desain Ringan dan Ergonomis
Secara tampilan, Project Amplify menyerupai penyangga pergelangan kaki modern. Di dalamnya terdapat motor kecil, sabuk penggerak, dan baterai isi ulang. Semua komponen disusun dalam bentuk ramping dan ringan sehingga tetap nyaman digunakan.
Nike menekankan bahwa desain ergonomis menjadi prioritas utama dalam pengembangan sepatu ini. Dengan bentuk yang ringkas, pengguna tidak akan merasa seperti memakai alat bantu teknologi, melainkan sepatu olahraga biasa dengan kemampuan lebih canggih.
Hasil Riset dari Ratusan Atlet
Proyek ini bukan hasil eksperimen singkat. Nike mengembangkan Project Amplify selama beberapa tahun dan melibatkan lebih dari 400 atlet dalam tahap uji coba. Melalui berbagai tes, perusahaan mengumpulkan data untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi sistem robotik di dalam sepatu.
Nike berencana meluncurkan Project Amplify ke pasaran dalam beberapa tahun mendatang. Saat ini, sepatu tersebut masih menjalani tahap pengujian lanjutan untuk memastikan keamanan dan daya tahannya.
Inovasi Nike Menuju Masa Depan Olahraga
Selain Project Amplify, Nike juga memperkenalkan inovasi lain di bidang olahraga. Beberapa di antaranya adalah alas kaki berbasis ilmu saraf dan teknologi pendingin baru untuk pakaian olahraga.
Melalui berbagai terobosan ini, Nike menunjukkan komitmennya untuk memadukan sains, teknologi, dan kenyamanan pengguna dalam setiap produknya. Project Amplify menjadi bukti nyata bahwa masa depan alas kaki bukan sekadar soal gaya, tetapi juga soal kinerja dan pengalaman bergerak yang lebih baik.
“Baca Juga: Radja Nainggolan Akui Ingin Bela Timnas Indonesia“






