Helikopter Canggih BK117 D-3 Hilang Kontak di Kalsel

Berita, Teknologi693 Dilihat

VOXSULUT – Helikopter Canggih BK117 D-3: Hingga hari kedua pada Selasa, 2 September 2025, pencarian helikopter BK117 D-3 belum menemukan hasil. Helikopter milik Estindo Air itu mengangkut delapan orang. Tim gabungan masih menyisir hutan di sekitar Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Tim pencari memfokuskan lokasi pencarian di sekitar Air Terjun Mandin Damar.

“Baca Juga: Dolby Vision 2 Hadirkan AI untuk Warna TV Lebih Akurat“

Kronologi Hilangnya Helikopter

Helikopter itu berangkat dari Kotabaru, Kalimantan Selatan, menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Pada Senin siang, helikopter dilaporkan hilang kontak. Warga sekitar Gunung Mandin Damar mendengar suara ledakan setelah melihat asap putih. Mereka memperkirakan kejadian itu terjadi sekitar pukul sembilan hingga sepuluh pagi.

Kesaksian Warga Sekitar

Seorang warga Kampung Tuyan di Desa Gunung Raya menyampaikan kesaksiannya. Ia melihat helikopter terbang rendah sambil mengeluarkan asap putih. Tak lama kemudian, terdengar ledakan keras dari arah gunung. Informasi itu membantu tim pencarian mempersempit area penyisiran.

Profil Helikopter BK117 D-3

Helikopter BK117 D-3 dikenal sebagai helikopter serbaguna dengan mesin ganda. Helikopter ini dapat menempuh jarak terbang 722 kilometer dalam kondisi bahan bakar penuh. Dengan kapasitas tangki 904 liter, helikopter ini mampu terbang hampir empat jam nonstop. Kecepatan jelajah maksimum mencapai 142 knot.

Sejarah dan Pengembangan

Helikopter BK117 D-3 lahir dari kerja sama antara Kawasaki Heavy Industries dari Jepang dan Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB) dari Jerman. Proyek ini dimulai pada akhir 1970-an. Setelah beberapa perubahan kepemilikan, kini produksi dan pengembangannya berada di bawah Airbus Helicopters.

Teknologi dan Keunggulan

BK117 D-3 menggunakan teknologi baling-baling modern dengan lima bilah berdiameter 10,8 meter. Selain itu, teknologi ini mempercepat proses perawatan. Di bagian ekor, sistem Fenestron meredam kebisingan secara signifikan. Selanjutnya, mesin Arriel 2E memberikan tenaga kuat sekaligus efisiensi tinggi. Oleh karena itu, helikopter ini meraih reputasi tinggi berkat kombinasi keandalan dan teknologi mutakhir.

Kapasitas dan Interior

Helikopter BK117 D-3 menampung 12 orang termasuk dua awak. Selain itu, bobot maksimum helikopter mencapai 3.800 kilogram dan melebihi generasi sebelumnya sebesar 150 kilogram. Interior helikopter menghadirkan lantai kabin rata dengan luas 5,1 meter persegi. Selanjutnya, ruang kargo berkapasitas enam meter kubik mendukung berbagai kebutuhan. Akhirnya, pintu kargo ganda memudahkan kru mengatur akses keluar dan masuk barang.

Fasilitas Kokpit

Pilot menggunakan teknologi Helionix yang menyederhanakan pekerjaan di kokpit. Selain itu, sistem tersebut mendukung navigasi, komunikasi, dan pemantauan mesin. Selanjutnya, panjang helikopter mencapai 13,54 meter. Dengan spesifikasi itu, helikopter BK117 D-3 menunjukkan keandalan tinggi di kelas menengah.

Upaya Pencarian Tetap Dilanjutkan

Tim pencari terus mencari lokasi jatuhnya helikopter. Mereka melibatkan TNI, Polri, Basarnas, serta masyarakat lokal. Selain itu, hutan lebat di Gunung Mandin Damar menambah tantangan besar. Namun demikian, semua pihak tetap menjaga optimisme dan bertekad menemukan korban serta bangkai helikopter.

“Baca Juga: Timnas Indonesia Hajar Chinese Taipei 6-0 di Surabaya“

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *